RELIGI  

MTPJ GMIM 10-16 Oktober 2021: Memilih Pelsus yang Diteladani

Makna dan Implikasi Firman

GMIM adalah Gereja yang menjadikan Alkitab sebagai dasar dalam melaksanakan tugas kepemimpinannya di tengah-tengah dunia ini. Hal Ini menjadi penting, mengingat GMIM hadir dan bersaksi di tengah-tengah masyarakat, bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia serta di seluruh dunia, yang memiliki keragaman agama, budaya dan suku.

Kepemimpinan yang Alkitabiah atau kepemimpinan yang dapat diteladani menjadi kekuatan yang besar dalam melaksanakan tri-tugas gereja (bersekutu, bersaksi, melayani) sekaligus kekuatan menghadapi berbagai pergumulan serta persoalan pelayanan.

Pemilihan Pelayan Khusus (Pelsus) adalah upaya GMIM menjawab panggilan Tuhan melalui memilih orang yang akan menjadi hamba Tuhan untuk pelayanan gereja di periode yang akan datang.

GMIM melakukan berbagai bentuk pelayanan, seperti Katekisasi bakal calon dan calon pelayan khusus, penelaahan Alkitab di Kolom dan Kompelka (BIPRA) serta khotbah-khotbah dalam ibadah minggu sepanjang bulan Oktober 2021 ini semata-mata untuk mengantar kita sebagai jemaat agar memperoleh pengetahuan dan pemahaman dalam rangka memilih calon Diaken dan Penatua serta Kompleka (BIPRA).

Tujuannya adalah agar siapapun yang terpilih, mereka dapat menjalankan tugas pelayanan dengan baik dan lebih dari itu mereka menjadi teladan bagi anggota jemaat. Keteladanan yang dimaksud ialah menjadi contoh dalam perkataan dan perbuatan.