Manado, BERITASULUT.co.id – Walikota Manado Andrei Angouw (AA) memastikan kalau dana duka bukan menjadi programnya bersama Wakil Walikota Richard Sualang (RS).
Hal itu ditegaskannya saat konferensi pers awal tahun 2022 yang digelar di Ruang Serbaguna Kantor Walikota Manado, Tikala, pada Rabu (05/01/2022) pekan lalu.
“Dana duka itu tidak ada dalam program kami. Sejak kampanye tidak ada,” ujar Andrei Angouw kepada para jurnalis yang hadir.
Sebagai gantinya, sesuai dengan program AARS adalah menyediakan Tempat Pemakaman Umum (TPU) secara gratis kepada masyarakat.
“Yang jadi program kami adalah memberikan TPU secara gratis. Dan itu sementara kami lakukan,” katanya.

Rupanya, meski program dana duka ditiadakan di era AARS, namun TPU gratis yang menjadi salah satu program pemimpin sebelumnya Walikota GS Vicky Lumentut (GSVL) tetap diadopsi.
Faktanya, sejak awal tahun 2020 lalu, GSVL sudah beberapa kali meninjau rencana TPU yang berlokasi di Kelurahan Kima Atas Kecamatan Mapanget.
Pengadaan TPU di Kima Atas saat itu beriringan dengan penyediaan TPU di Kelurahan Kairagi II (Kaiwatu) seluas 3 hektar, yang juga disediakan secara gratis kepada masyarakat.
“TPU gratis sudah ada sejak Pak GSVL, bukan baru ada sekarang,” ujar Roy Takumansang, pria yang sudah puluhan tahun sebagai pengemudi mobil ambulans di Pemkot Manado.
(donwu)

















