PEMBAHASAN TEMATIS
Pembahasan Teks Alkitab (Exegese)
Secara singkat diceriterakan latar belakang pembacaan Matius 10:16-33 adalah Yesus Kristus memanggil dua belas murid-Nya dan memberi kuasa untuk memberitakan tentang Kerajaan Sorga (Ayat 1-15).
Ayat 16-17. Yesus Kristus menggambarkan karakteristik konteks alamat atau medan tujuan pemberitaan Injil tentang Kerajaan Allah. “Lihat, Aku mengutus kamu seperti domba ke tengah-tengah serigala…”
Pemberita Injil digambarkan seperti domba di tengah-tengah serigala. Bagi orang Israel gambaran ini sangat dimengerti. Bahwa domba adalah binatang bersih dibandingkan anjing dan babi.
Domba memiliki kaki yang pendek dan tidak bertanduk. Karena itu domba rentan terhadap ancaman predator untuk memangsanya.
Serigala adalah predator utamanya. Ketika diserang domba tidak dapat melawan. Yang dapat dilakukan adalah melarikan diri, tetapi karena kakinya pendek tidak dapat lari cepat.
Pesan intinya adalah Yesus Kristus menggambarkan tentang tantangan dan risiko pemberitaan Injil (domba) akan selalu berhadapan dengan ancaman penentang (oposisi) dan penganiayaan (serigala).
Domba adalah binatang tidak berbahaya (suka damai) tetapi serigala binatang buas berbahaya (suka mengancam dan memangsa domba).
“…sebab itu hendaklah kamu cerdik seperti ular dan tulus seperti merpati.” Ular, di bidang kedokteran dijadikan simbol karena dipersepsikan memiliki aesculapius yaitu kemampuan menyembuhkan penyakit.
Dalam mitologi Yunani dewa Aesculapius/Asclepius adalah dewa penyembuhan. Ular dalam kebudayaan Yunani juga sebagai simbol hikmat. Salah satu ciri utama ular adalah ketika terancam secara cepat melarikan dan menyembunyikan diri.















