Manado, BERITASULUT.co.id – Pertanyaan tak terduga dilontarkan Ketua Fraksi NasDem DPRD Kota Manado Frederik Tangkau, ditujukan kepada Walikota Andrei Angouw dan Wakil Walikota Richard Sualang (AARS), dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Manado, Rabu (06/07/2022) sore tadi.
Di penghujung rapat paripurna yang digelar di Kantor DPRD Kota Manado, Jln Pemuda, Sario, Tangkau mengajukan pertanyaan terkait dugaan adanya “Rekening Mapalus Ketling (Ketua Lingkungan)” yang menjadi viral beberapa hari terakhir ini.
Awalnya, Tangkau memuji kinerja AARS terkait gencarnya perbaikan infrastruktur. Walikota AA nampak mengangguk-angguk, diikuti tepukan tangan sebagian peserta rapat paripurna.
Namun, suasana ruang paripurna sontak berubah hening manakala Tangkau mempertanyakan dugaan adanya “Rekening Mapalus Ketling”.
Diketahui, ada dugaan kalau para Ketling di Kota Manado sebanyak 405 orang, menyetor Rp250.000 per bulan sejak dilantik dan diangkat tahun 2021 lalu, dan akan rutin dilakukan hingga tahun 2024 mendatang.
Hal itu diungkap salah satu ketling yang baru saja diberhentikan. Dari ungkapannya itu kemudian menjadi viral, baik di pemberitaan media maupun di media sosial (medsos).
“Ada pemecatan ketua lingkungan, kemudian menyebutkan adanya ‘Rekening Mapalus’ yang dikaitkan dengan Walikota. Nah kami ingin adanya klarifikasi langsung dari Walikota, apakah betul atau salah informasi ini,” ujar Tangkau.
Dikatakannya, kenapa hal ini perlu diklarifikasi oleh Walikota AA, supaya tidak jadi mengambang di masyarakat.
“Kalau tidak diklarifikasi bisa saja masyarakat menilai hal negatif, dan merusak nama baik Walikota. Apalagi Pak Walikota rajin turun ke masyarakat melihat pembangunan infrastruktur,” tukas politisi dapil Wenang-Wanea ini.
Pertanyaan Tangkau ini kemudian disambung oleh anggota Fraksi NasDem lainnya, Yanti Kumendong.















