Putra Gubernur Sulut pertama sarankan HUT 58 Sulut dirayakan sederhana, ini alasannya

  • Bagikan
Pengamat Politik dan Pemerintahan, Taufik M Tumbelaka.

Manado, BERITASULUT.co.id – Tahun 2022 ini, tepatnya tanggal 23 September, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) genap berusia 58 tahun.

Di tengah situasi pemulihan ekonomi pasca pandemi Covid-19, maka Taufik Tumbelaka menyarankan perayaan dilakukan secara sederhana tanpa menghilangkan esensi sukacita.

“Saat ini situasi dan kondisi masyarakat yang sedang menghadapi kesulitanekonomi, maka sangat bijak jika seluruh kegiatan dalam rangka hari jadi Provinsi Sulawesi Utara tahun inj masih dirayakan dengan penuh kesederhanaan,” ujarnya, Minggu (11/9/2022) siang.

Jika perlu, lanjut Taufik, nantinya pada 23 September 2022 saat upacara dan Rapat Paripurna Istimewa DPRD dibuat sesederhana mungkin.

“Misalkan konsumsi cukup air mineral dan makanan kecil khas Sulawesi Utara. Tidak perlu ada ‘makan besar’ apalagi nan mewah. Biarkan ‘makan besar’ itu dibagikan kepada masyarakat. Bisa misalkan dalam bentuk pesta rakyat dengan makan bersama Gubernur dan Wakil Gubernur”, saran putera bungsu Gubernur Pertama Sulut, Frits Johanes ‘Broer’ Tumbelaka ini.

Taufik juga berharap momentum suka cita HUT ke-58 Sulut dijadikan momentum memperkuat kembali kebersamaan antara pemerintah dengan masyarakat.

“Situasi sosial ekonomi yang sulit dapat ditanggung bersama. Perbanyak kegiatan sosial yang bersentuhan langsung dengan masyarakat,” kata pria yang juga dikenal sebagai pengamat dan pemerhati politik, pemerintahan dan kemasyarakatan ini.

Seperti diketahui, ditetapkannya tanggal 23 September sebagai hari jadi Sulut, karena merujuk Undang-Undang Nomer 13 Tahun 1964 tertanggal 23 September 1964, tentang lahirnya Provinsi Sulawesi Utara sebagai bentuk pemekaran dari Provinsi Sulawesi Utara-Tengah (Sulutteng).

Adapun Gubernur Sulutteng saat itu yakni Frits Johanes Tumbelaka, atau akrab dengan nama panggilan Broer Tumbelaka.

Setelah ia sukses memekarkan wilayah menjadi dua provinsi, yakni Provinsi Sulawesi Utara dan Provinsi  Sulawesi Tengah, maka Broer Tumbelaka kemudian dipercaya menjabat sebagai Gubernur pertama Sulawesi Utara.

Baca Juga:  Manado Kota Paling Toleran 2020, Setara Insitute: Ini komitmen pemimpin yang merawat kemajemukan

(donwu)

  • Bagikan