RELIGI  

MTPJ GMIM 15-21 Oktober 2023 : Komitmen Perempuan Asing Mengikuti Allah

PEMBAHASAN TEMATIS

Pembahasan Teks Alkitab (Exegese)

Kitab Rut menceritakan sejumlah peristiwa yang terjadi pada zaman hakim-hakim, sekitar 200 tahun sebelum Daud menjadi raja Israel sehingga beberapa istilah dan adat-istiadat orang Ibrani berasal dari zaman para hakim.

Dalam pasal 1:1-5 diceritakan, pada masa pemerintahan para hakim, terjadi bahaya kelaparan di Israel.

Sehingga Elimelekh (artinya: Allahku adalah Raja) yang adalah keturunan Yehuda membawa isteri dan kedua anaknya laki-laki pergi meninggalkan Betlehem menuju Moab, sebuah kota yang terletak di sebelah Timur Laut Mati kira-kira 80 kilometer dari Betlehem dengan padangnya yang subur.

Efrata berarti “berbuah” sedangkan Betlehem berarti “rumah roti”. Di tempat yang seharusnya berkelimpahan dengan makanan, justru disitulah kelaparan itu terjadi.

Akibat kelaparan yang terjadi Elimelekh membawa isterinya Naomi (artinya: menyenangkan, kesenanganku, kesukaanku) dan kedua anaknya, Mahlon (sakitsakitan) dan Kilyon (yang lemah) pergi ke Moab dan menetap di sana sebagai orang asing.

Mengapa Moab dipilih oleh Elimelek dan Naomi? Secara geografis Moab adalah daerah yang sangat subur karena ketersediaan air dari sungai Arnon.

Moab menjadi tempat sangat penting saat itu bagi keluarga Elimelekh karena sebagai tempat lumbung gandum bagi penduduk Moab dan tentu saja wilayah sekitar seperti Kanaan.

Tidak lama setelah Elimelekh dan keluarganya tinggal di Moab, mereka mengalami peristiwa yang lebih menyedihkan dari peristiwa kelaparan.