RELIGI  

MTPJ GMIM 15-21 Oktober 2023 : Komitmen Perempuan Asing Mengikuti Allah

Dalam ayat 15-17, Naomi tidak banyak berbicara seperti pada bagian sebelumnya. Naomi hanya mendesak kembali Rut untuk pulang ke rumahnya sebagaimana Orpa yang telah lebih dahulu pulang kepada bangsanya dan ilahnya.

Rut diminta agar mengikuti jejak Orpa tersebut (1:15). Meskipun telah didesak untuk kesekian kalinya tetapi Rut tidak beranjak dari sikap awalnya yang penuh dengan komitmen.

Rut menegaskan kepada Naomi bahwa ia juga bersedia menerima bangsa dan Allah Naomi, seperti kata Rut “bangsamulah bangsaku…Allahmu Allahku” (1:16).

Rut siap hidup menurut norma-norma hukum, adat-istiadat, pola hidup, dan bahkan menyembah Allah orang Israel.

Rut siap menerima hal-hal sesuai tradisi di tanah leluhurnya Naomi. Ia berkomitmen untuk hidup dan mati di tanah leluhur Naomi.

Kemudian, Rut menutup pernyataannya dengan sebuah sumpah demi nama Allah untuk menemani Naomi, “di mana engkau mati, akupun mati di sana, dan di sanalah aku dikuburkan” (Ayat 17). Naomi-pun berhenti memaksa Rut untuk kembali ke rumah orangtuanya.

Kalimat “dan berjalanlah keduanya” menunjukkan bahwa mereka sepakat untuk meneruskan perjalanan menuju Betlehem tanah leluhur Naomi dan meneruskan hidup mereka dan keduanya berjalan bersama sampai tiba di Betlehem (1:18-19a).

Ayat 19b-22, Ketika Naomi dan Rut tiba di Betlehem, gemparlah seluruh kota itu. Kedatangan mereka menarik perhatian para wanita Betlehem.