Peringati Bulan K3 Nasional, Wagub Steven Kandouw Ajak Stakeholder Bangun Ekosistem Ketenagakerjaan yang Unggul

  • Bagikan
Wakil Gubernur Sulut Steven OE Kandouw membacakan sambutan Menteri Ketenagakerjaan saat memperingati Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional yang dipusatkan di halaman PT Pertamina Geothermal Energi Lahendong, Kota Tomohon, Rabu (7/2/2024).

Tomohon, BERITASULUT.co.id – Wakil Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Drs Steven OE Kandouw ikut memperingati Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional yang dipusatkan di halaman PT Pertamina Geothermal Energi Lahendong, Kota Tomohon, Rabu (7/2/2024).

Kegiatan yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia itu, mengusung tema “Budayakan K3, Sehat dan Selamat dalam Bekerja, Terjaga Keberlangsungan Usaha”.

Wagub Steven Kandouw yang membacakan sambutan sambutan Menteri Tenaga Kerja (Menaker) Republik Indonesia mengatakan, pembangunan ekosistem ketenagakerjaan yang unggul, tidak hanya mengusung penyusunan regulasi yang baik di bidang ketenagakerjaan, namun yang tidak kalah penting adalah meningkatkan pemahaman dan kesadaran kepada seluruh pihak dalam menerapkan norma ketenagakerjaan.

“Salah satu kunci penting dari pembangunan ekosistem ketenagakerjaan yang unggul adalah dengan membangun budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang baik. Dengan adanya budaya K3 yang unggul, maka angka kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja akan dapat ditekan, yang pada akhirnya mampu meningkatkan produktivitas kerja,” katanya.

Keberhasilan program K3, ujarnya, akan menekan kerugian, meningkatkan kualitas hidup dan indeks pembangunan manusia, sangat membantu menunjang pembangunan nasional, peningkatan daya saing nasional untuk mencapai pembangunan daya saing nasional di era global.

“Di tingkat internasional, Indonesia telah membuat komitmen yang sangat kuat untuk mewujudkan pekerjaan layak dan memainkan peranan penting guna memastikan bahwa persoalan ketenagakerjaan dan tenaga kerja dimasukan dalam Sustainable Development Goals (SDGs),” ujar Wagub Steven Kandouw.

Diketahui, berdasarkan Laporan Tahunan BPJS Ketenagakerjaan 3 (Tiga) tahun berakhir, data jumlah kecelakaan kerja (termasuk diantaranya Penyakit Akibat Kerja atau PAK) diketahui terus meningkat.

Pada tahun 2021 angka kecelakaan kerja berjumlah 234.371 kasus, kemudian pada tahun 2022 angka kecelakaan kerja 298.137 kasus, sedangkan yang terbaru pada tahun 2023, yakni sampai dengan bulan Oktober, jumlah kecelakaan kerja tercatat sebesar 315.579 kasus.

Berdasarkan data tersebut, menjadi indikasi bahwa pelaksanaan K3 harus makin menjadi perhatian dan menjadi prioritas bagi dunia kerja di Indonesia. Untuk itu, kita diajak dan didorong terus menerapkan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) secara konsisten sebagaimana ketentuan perundangan yang berlaku, sehingga budaya K3 melekat pada setiap individu yang berperan serta di perusahaan, dan terwujudnya peningkatan produktivitas kerja.

Seluruh tenaga kerja dapat terus meningkatkan budaya K3, khususnya di tempat kerja, sebagai bentuk kontribusi dalam menjaga aset perusahaan dan mendukung keberlangsungan usaha.

Turut hadir dalam kegiatan ini antara lain Anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Provinsi Sulut, Bupati/Walikota se-Sulut, Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Pemprov Sulut, Pimpinan Perguruan Tinggi, Pejabat Pemerintah Kabupaten/Kota, Pimpinan Asosiasi Pengusaha tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota, Pimpinan Serikat Pekerja/Buruh tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota, Pimpinan Perusahaan dan Pekerja.

(donwu)

  • Bagikan