Kenapa Olly Dondokambey Pilih Steven Kandouw Calon Gubernur Sulut 2024?

Olly Dondokambey dan Steven Kandouw.

Manado, BERITASULUT.CO.ID – Guna mewujudkan program pembangunan Sulawesi Utara (Sulut) yang berkelanjutan, maka Gubernur Olly Dondokambey SE (OD) memproyeksikan Drs Steven Kandouw (SK) sebagai suksesornya.

Dalam sebuah pernyataan yang penuh semangat dan optimis ini, Olly Dondokambey yang juga Bendahara Umum DPP PDIP sekaligus Ketua DPD PDIP Sulut mengumumkan dukungannya yang penuh untuk Steven Kandouw untuk menjadi bakal Calon Gubernur (Cagub) Sulut dari PDI Perjuangan (PDIP).

Komitmen Olly Dondokambey untuk memenangkan Steven Kandouw di Pilkada Sulut 2024 ini tidak main-main.

Dengan tekad bulat, ia menyatakan akan “turun gunung” dan bekerja keras di lapangan untuk memastikan kemenangan mutlak untuk Steven Kandouw.

Kenapa Steven Kandouw? Salah satu alasan Olly Dondokambey, karena ia dan Steven Kandouw sangat memahami karakter masyarakat yang selalu menginginkan pemimpinnya turun langsung melihat kondisi rakyat di lapangan.

“Saya lahir, dibesarkan, dan bersekolah di Sulawesi Utara. Saya sangat memahami kondisi dan situasi di daerah ini. Karena itu bagi kami, saya bersama Steven Kandouw memimpin bukan untuk dilayani, tapi untuk melayani rakyat Sulawesi Utara,” ujarnya, Selasa (30/7/2024).

Olly Dondokambey menegaskan, ia dan Steven Kandouw akan melakukan berbagai upaya untuk menjadikan Sulut sebagai daerah yang sejahtera dan makmur, berdasarkan prinsip-prisip Tri Sakti Bung Karno.

“Yaitu berdulat dalam politik, berdikari dalam ekonomi, dan berkepribadian dalam budaya,” katanya.

Menurutnya, hal tersebut menjadi dasar pijakan bagi pemerintahannya untuk membangun Sulut yang sinergi dengan semangat Nawacita.

“Tekad saya dan Steven Kandouw adalah menjadikan Sulut terdepan di Indonesia Timur sebagai pintu gerbang Indonesia di Pasifik,” tandasnya.

Kebijakan prioritas pembangunan diarahkan pada 3 aspek utama yang mencakup peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), pembangunan infrastruktur berkualitas, serta pembangunan ekonomi inklusif dan berkelanjutan yang mampu menciptakan lapangan kerja yang berkualitas.

(DONWU)