RELIGI  

MTPJ GMIM 22-28 Februari 2026 (Minggu Sengsara I) : Pada Tuhan Ada Pengampunan

PEMBAHASAN TEMATIS

Pembahasan Teks Alkitab (Eksegese)

Mazmur ini termasuk dalam kelompok “Mazmur Ziarah”. Dalam tradisi Yahudi, Mazmur 130 ini sering dibaca di Bait Suci selama Yamim Noraim (Hari-hari Kegentaran), periode sepuluh hari pertobatan yang berpuncak pada Yom Kippur (Hari Pendamaian).

Bersama dengan Mazmur 6, 32, 38, 51, 102, dan 143, Mazmur 130 sering disebut juga sebagai mazmur pertobatan/penyesalan.

Dalam tradisi Kristen, Mazmur ini dikenal sebagai De Profundis (Bah. Latin, artinya: “dari jurang yang dalam”), merupakan frasa dari terjemahan Alkitab Latin abad ke-4 oleh Hieronimus, “De profundis clamavi ad te, Domine” (Bah. Latin, artinya: “Dari jurang yang dalam aku berseru kepada-Mu, ya Tuhan”).

De Profundis, digunakan dalam liturgi pemakaman, pertobatan atau prapaskah; menekankan pengharapan akan pengampunan dan kebangkitan.

Ayat 1. Kata “dalam” (Ibr. ‛âmaq) berarti tidak dapat diselidiki. Kata ini digunakan secara harfiah dalam Yesaya 51:10 untuk laut.

Perairan dalam adalah gambaran umum untuk kesusahan dan bahaya. Ini bukan hanya penderitaan fisik, tetapi terutama kesadaran akan dosa yang memisahkan manusia dari Tuhan Allah.

Ini sebagai bukti bahwa manusia, dalam keadaan berdosa, tidak memiliki kemampuan untuk menyelamatkan diri sendiri.

Seruan ini adalah tindakan iman yang mengakui kedaulatan dan kasih karunia Tuhan Allah sebagai satu-satunya harapan.