ODSK mulai persiapkan penyegaran pejabat Pemprov Sulut

  • Bagikan
Wagub Sulut Steven Kandouw foto bersama peserta assesmen pejabat Pemprov Sulut.

MANADO, BERITASULUT.co.id – Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Olly Dondokmbey dan Steven Kandouw (ODSK) mulai mempersiapkan penyegaran pejabat di Pemprov Sulut.

Hal itu diawali dengan asesmen kompetensi ASN Pemprov Sulut yang digelar di Aula Mapalus Kantor Gubernur Sulut, Jalan 17 Agustus Manado, Rabu (24/02/2021), yang dibuka secara resmi oleh Wagubs Steven Kandouw.

Asesmen kompetensi ini bertujuan untuk penyiapan bank kompetensi Pemprov Sulut dan mengidentifikasi gab kompetensi kinerja. Asesmen merupakan aktualisasi amanat Peraturan Gubernur Sulut Nomor 59 Tahun 2020 tentang Pengembangan Kompetensi PNS Provinsi Sulut. Dimana peningkatan SDM menjadi prioritas kepemimpinan ODSK periode 2021-2024.

Oleh karena itu, asesmen kompetensi sebagai bahan kajian dalam penentuan kebijakan merit system pada manajemen kepegawaian, serta untuk mewujudkan pembinaan dan pengembangan SDM Aparatur secara sistemik, holistik, berkelanjutan (terencana, terstruktur, terarah dan terukur serta terintegrasi berkelanjutan) dalam rangka merit system.

“Di periode kedua kepemimpinan kami, prioritas utama adalah peningkatan sdm selain infrastruktur. Pemprov Sulut adalah role model untuk kabupaten kota di Sulut. Kita harus punya kapabilitas yang lebih baik,” kata Kandouw.

Ia mengingatkan peserta asesmen tidak memandang kegiatan ini hanya sebagai formalitas semata, tetapi harus dipahami, lewat kegiatan asesmen ini kemampuan ASN diukur sekaligus sebagai acuan peningkatan karir ASN di lingkup Pemprov Sulut.

“Asesmen ini adalah variabel utama karena pengangkatan pejabat Pemprov Sulut diprioritaskan yang berasal dari internal lingkungan Pemprov Sulut,” tegas Kandouw.

Sebagai informasi asesmen kompetensi ASN Pemprov Sulut berlangsung dalam tiga tahap. Dimulai dari asesmen Eselon III, dilanjutkan dengan Eselon IV, dan pada awal Maret 2021 akan digelar asesmen untuk jabatan fungsional umum.

Baca Juga:  Gubernur Olly lantik 769 pejabat fungsional Pemprov Sulut

Berdasarkan UU Aparatur Sipil Negara (ASN) bagi pejabat yang menduduki jabatannya selama dua tahun dapat dilakukan mutasi. Sedangkan pejabat yang telah menduduki jabatannya selama lima tahun harus dilakukan assessment untuk penempatan berikutnya. Tetapi jika hasil assessment tersebut direkomendasikan yang bersangkutan masih layak untuk menduduki jabatan berikutnya.

Pembukaan asesmen kompetensi ASN Pemprov Sulut turut dihadiri Asisten Administrasi Umum Gammy Kawatu, Kepala BPSDM Sulut Roy Tumiwa, Kepala BKD Sulut Femmy Suluh dan seluruh peserta asesmen.(HPSU)

  • Bagikan