Di HUT Minsel ke-19, Wagub SK: Pertempuran Pilkada 2020 baunya masih terasa, ayo rekonsiliasi

Wagub Sulut Steven Kandouw, Bupati Franky Wongkar, Wakil Bupati Petra Rembang, dan Pimpinan DPRD Minsel, memasang lilin dengan angka 19 pertanda Minsel genap 19 tahun.

“Meskipun begitu saya minta kita jangan berpuas diri. Masih banyak pekerjaan yang harus kita lakukan supaya masyarakat bisa merasakan impact-nya. Kita harus men-drive, meng-endorse stakeholder untuk satu tekad dan satu semangat agar tahun ini harus lebih baik dari tahun kemarin, dan tahun-tahun mendatang bisa lebih baik daripada tahun ini,” katanya.

Wagub mengungkapkan, dirinya mengetahui persis kondisi fiskal dari seluruh kabupaten/kota se-Sulut, termasuk Kabupaten Minsel yang beberapa kali merasakan refocusing anggaran utamanya terkait pandemi Covid-19.

Untuk itu ia mengajak segenap komponen masyarakat serta para stakeholder terkait untuk bersama-sama, seiya-sekata merapatkan barisan dalam mendorong peningkatan ekonomi, terutama lewat terbukanya lapangan pekerjaan.

“Pertempuran Pilkada 2020 baunya masih terasa di Minahasa Selatan. Yang perlu kita lakukan satu, ayo rekonsiliasi. Ini harus lakukan secara bersama. Mari kita semua bersatu, kita hapus lembaran lalu, karena masyarakat menunggu apa yang bisa kita buat untuk kabupaten ini,” tukas Wagub SK.

Rapat Paripurna ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda Sulut, Sekdaprov Sulut, Walikota Tomohon, Bupati Minahasa, Bupati dan Wabup Minut, Bupati Bolmong Selatan, para kepala perangkat daerah lingkup Pemprov Sulut yang berasal dari Minsel, Sekda Minsel dan jajaran pejabat Pemkab Minsel, pimpinan dan seluruh anggota DPRD Minsel.

Turut hadir para tokoh pejuang pembentukan Kabupaten Minsel, pimpinan instansi maupun perbankan, serta tokoh agama dan masyarakat Minsel, hingga para Camat dan Lurah/Hukumtua se-Minsel.

(toar)