RELIGI  

MTPJ GMIM 6-12 Agustus 2023 : Orang Benar Hidup oleh Percaya

Karena menurut Habakuk, bangsa Yehuda masih lebih baik dibandingkan Babel. Penindasan yang dialami membuat mereka mempertanyakan keadilan Tuhan Allah yang membiarkan Babel menindas umat yang dikasihi-Nya (Habakuk 1:12.17).

Cara Tuhan Allah menghukum melalui invasi atau penyerangan dari bangsa-bangsa lain yang tidak mengenal Tuhan Allah itulah yang menjadi keluhan Habakuk.

Pada bagian kedua, dalam Habakuk 2, disampaikan bagaimana sang nabi menginginkan jawaban doa dengan kedewasaan iman dan menantikan dengan sabar (ayat 1).

Nabi Habakuk menempatkan dirinya sebagai wakil dari umat yang menanti-nantikan jawaban Tuhan Allah.

Habakuk setia menantikan jawaban atas pengaduannya dan yakin waktu Tuhan Allah akan berlangsung dengan tepat, tidak berlambat-lambat dan tidak akan ditangguhkan.

Dalam ayat 4 dapat ditemukan jawaban atas pertanyaan atau keluhan Habakuk yaitu orang benar akan hidup oleh percayanya.

Kata percaya (emunah) di sini dapat diterjemahkan firmness, fidelity, steadfastness, steadiness yang berarti keteguhan; kesetiaan, ketabahan, kestabilan, ketekunan.

Orang benar dalam persekutuan mengarahkan hidupnya hanya kepada Tuhan Allah dan menaati kehendak-Nya.