RELIGI  

MTPJ GMIM 8-14 Oktober 2023 : Allah Memberi Hidup kepada Semua Ciptaan

Dalam Alkitab, dicatat bahwa manusia “berasal” dari tanah (Kej. 2:7), manusia bertahan hidup dengan berusaha mengolah tanah (Kej. 3:23), dan selanjutnya akan kembali kepada tanah (Kej. 3:19).

Kisah penciptaan ini harus terus diceritakan dari generasi ke generasi agar setiap umat dalam lintas generasi selalu memiliki kesadaran bahwa alam semesta di mana manusia hidup dibuat oleh Tuhan.

Mazmur ini menggambarkan kekaguman pemazmur yang telah menyaksikan bagaimana Tuhan mencipta, dan terus memeiihara ciptaan-Nya.

Kisah penciptaan-pun dituturkan dalam bentuk lain yaitu himne pujian dalam ibadah. Untuk mengingatkan umat akan kebesaran dan kemuliaan Tuhan dalam ciptaan-Nya.

Teks ini, dibagi dalam dua bagian:

Pertama, yaitu ayat 1-9.

Dalam bagian ini, pemazmur hendak menegaskan Tuhan sebagai Sang Pencipta yang memiliki kebesaran dan kekuasaan.

Hal ini dibahasakan pemazmur dengan ungkapan “yang membentangkan langit (ayat 2), yang mendirikan kamar-kamar loteng di air, yang menjadikan awan-awan, yang bergerak diatas sayap angin (ayat 3), yang membuat angin dan api (ayat 4) dan yang mendasarkan bumi (ayat 5).

Kuasa Tuhan-pun digambarkan dengan begitu menakjubkan; awan-awan menjadi kendaraan-Nya (ayat 3), angin menjadi pesuruh (ayat 4), nyala api menjadi pelayan-Nya (ayat 4), boleh mendasarkan bumi hingga tak goyah (ayat 5) dan air pun taat pada suara hardikanNya (ayat 7-8).