Sejalan dengan Wapres, Gubernur Sulut Olly Dondokambey dalam sambutannya menyampaikan bahwa produk pembiayaan syariah, termasuk Sukuk Syariah sangat diminati masyarakat Sulut karena begitu menguntungkan investasinya.
“Mudah-mudahan apa yang sudah kita lakukan hari ini, khususnya peresmian [Zona KHAS) yang dilakukan Pak Wapres bisa berkembang lebih baik di Provinsi Sulut,” ujarnya.
Kemudian dalam keterangan persnya usai acara pengukuhan KDEKS, Olly memastikan bahwa ekonomi dan keuangan syariah dapat berkembang dengan baik di Provinsi Sulut, meskipun berpenduduk mayoritas non muslim.
“Tadi ada pemberian bantuan secara simbolis kepada UMKM. Mereka juga secara langsung mendapatkan sertifikat halal yang dikoordinasikan langsung oleh KDEKS dan Bank Indonesia,” ujar Olly.
“Jadi tidak usah khawatir tentang perkembangan ekonomi syariah di Sulut, karena sebenarnya implementasi ekonomi dan keuangan syariah sudah berjalan meskipun lembaganya [KDEKS] baru dikukuhkan. Apalagi sudah dikukuhkan, tentunya koordinasi menjadi lebih mudah. Jadi secara langsung manfaatnya akan terasa lebih cepat,” tambahnya.
Selain menyaksikan Pengukuhan KDEKS Provinsi Sulut, pada kesempatan ini Wapres juga meresmikan Zona KHAS Jangkar Sandar dan Halal Value Chain Pondok Pesantren Provinsi Sulut.
Selain itu, Wapres juga menyaksikan pemberian bantuan secara simbolis, yakni PSBI & Demplot Pertanian Ponpes kepada Pondok Pesantren Hidayatullah Ibolian oleh Gubernur Sulut; Sertifikasi Kompetensi Juleha oleh Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Utara; Sertifikasi Halal RPH kepada DPKP Manado oleh MUI; Rekor MURI Sajian Mie Cakalang Terbanyak kepada Bank Indonesia oleh MURI; Akta Pembentukan Lembaga Pendamping Proses Produk Halal (LP3H) kepada Pondok Pesantren Karya Pembangunan Manado oleh Kemenag Provinsi Sulut; KUR BRI, BNI, Mandiri, BSI, BSG kepada UMKM oleh perbankan terkait; serta Penyerahan Sertifikat Halal UMKM oleh Plt Direktur Eksekutif KNEKS.
Hadir pada acara ini, Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw, Plt Direktur Eksekutif KNEKS Taufik Hidayat, Walikota Manado Andrei Angouw, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulut Andry Prasmuko, Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Sulut Sarbin Sehe, Ketua MUI Provinsi Sulut K.H. Abdul Wahab Abdul Ghafur, serta segenap jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Sulut.
(donwu)



















