“Kita melihat bagaimana Mendagri Tito Karnavian menyambangi dan memberikan penghormatan kepada Gubernur OD di hadapan banyak kepala daerah lainnya. Ini merupakan isyarat bahwa OD masih menjadi figur yang diperhitungkan, bahkan di level nasional. Bukan hal yang biasa seorang Mendagri menunjukkan perhatian khusus seperti itu,” ujar Lengkong.
Menurutnya, keakraban yang terbina antara Mendagri dan Gubernur Olly bisa membawa dampak positif bagi Sulawesi Utara.
“Hubungan yang solid antara dua tokoh ini menunjukkan bahwa ada kepercayaan dan keinginan bersama untuk memajukan daerah, terutama Sulawesi Utara. Dengan adanya kedekatan ini, bukan tidak mungkin Sulut akan terus mendapat perhatian khusus dari pemerintah pusat dalam berbagai kebijakan dan program pembangunan,” jelasnya.
Lengkong juga menilai bahwa hubungan ini berpotensi membuka lebih banyak pintu bagi dukungan dan kolaborasi antara pemerintah pusat dan provinsi Sulawesi Utara.
“Kedekatan ini bukan sekadar simbol, tetapi bisa menjadi kekuatan dalam memperjuangkan kebutuhan dan kepentingan masyarakat Sulawesi Utara di tingkat pusat,” kata Lengkong.
Rakornas Forkopimda yang berlangsung di SICC Bogor ini merupakan ajang penting yang mempertemukan seluruh pemimpin Forkopimda se-Indonesia untuk membahas berbagai agenda nasional.
Momen antara Tito Karnavian dan Olly Dondokambey menjadi perhatian dan meninggalkan kesan tersendiri di antara para peserta yang hadir, menandakan keistimewaan hubungan dua figur nasional ini dalam perjalanan pembangunan di Sulawesi Utara dan Indonesia pada umumnya.
(DONWU)



















