2. Mujizat Tuhan Allah terjadi ketika orang percaya merespon firman-Nya. Maria memberi teladan dalam hal merespon firman Tuhan.
Ia membuka diri bagi Roh Kudus dan Kuasa Tuhan Allah menaunginya. Ia patuh dan taat tanpa membantah.
Ia siap hadapi risiko dari keputusannya dalam percaya bahwa ia adalah hamba yang harus hidup sesuai perkataan Tuannya.
3. Rencana dan karya Tuhan Allah memberi harapan baru, pemulihan hidup dan sukacita atau kegembiraan.
Seperti Nazaret kota kecil yang sering diremehkan, dipilih Tuhan Allah menjadi kota yang terkenal sepanjang sejarah.
4. Yesus Kristus adalah Anak Allah yang Maha Tinggi, Raja yang kekal selamanya.
Dalam Yesus Kristus, janji tentang Raja yang berkuasa selama-lamanya digenapi.
Kerajaan-Nya tidak dibatasi pada orang-orang Israel saja, atau pada wilayah kekuasaan Daud.
Kerajaan-Nya besar, luas (universal) dan kekal. Dan penggenapannya akan terjadi pada hari kedatangan-Nya kembali.
5. Perayaan minggu Adven memiliki makna ganda yaitu;
Pertama, mengajak kita warga gereja untuk menyambut perayaan Natal tanggal 25 Desember dengan sukacita iman sebagai wujud kehadiran Kerajaan Allah.
Kedua, menuntun semua orang percaya untuk hidup dalam kekudusan dan ketaatan melakukan segala firman-Nya sebagai wujud kesiapan kita menantikan kedatangan-Nya kembali.
















