RELIGI  

MTPJ GMIM 11-17 Juli 2021: Etika pengucapan syukur

PEMBAHASAN TEMATIS

Tesalonika adalah kota terpadat dan makmur di kerajaan Yunani kuno di Makedonia. Kota ini didirikan sekitar tahun 315 SM oleh raja Cassander (Kassandros).

Nama Tesalonika diambil dari nama permaisurinya yaitu Tesalonike. Kota ini merupakan pusat perdagangan dan pangkalan armada negara Romawi. Sebagai kota pelabuhan, penduduk yang berada di Tesalonika sangat majemuk yang terdiri dari berbagai suku bangsa.

Paulus merupakan pendiri jemaat di Tesalonika, khususnya setelah ia meninggalkan Filipi pada perjalanan misinya (penginjilannya) yang kedua (Kisah Para Rasul 17).

Surat 1 Tesalonika merupakan bagian terakhir dari surat Paulus yang pertama atau kitab tertua dalam perjanjian baru dan ditulis pada permulaan tahun 50M.

Khusus 1 Tesalonika 5:12-22 merupakan nasehat-nasehat terakhir dari Rasul Paulus yang ditujukan kepada jemaat Tesalonika mengenai kewajiban praktis dalam kehidupan orang percaya baik dalam bergereja maupun dalam kehidupan sehari-hari.

Rasul Paulus menunjukkan kepada mereka apa yang menjadi kewajiban mereka terhadap para pemimpin (ayat. 12-13) sebab para pemimpin gereja lebih memikirkan pekerjaan dan kewajiban yang kepadanya mereka dipanggil. Pekerjaan mereka sangat berat, sangat terhormat dan bermanfaat bagi banyak orang.