Ferry Liando: Ormas jangan dimanfaatkan elit saat pilkada dan pemilu

  • Bagikan
Ferry Daud Liando saat membawakan materi dalam kegiatan yang digelar di Kantor Badan Kesbangpol Sulut, Jumat (11/02/2022).

Manado, BERITASULUT.co.id – Keneradaan organisasi kemasyarakatan (ormas) telah terlegitimasi dalam Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2017 tentang Ormas (Perubahan Atas UU Nomor 17 Tahun 2013).

Dalam pengertiannya, Ormas adalah organisasi yang didirikan dan dibentuk oleh berdasarkan kebutuhan, masyarakat kesamaan kepentingan, secara aspirasi, kegiatan, sukarela kehendak, dan tujuan untuk berpartisipasi dalam pembangunan demi tercapainya tujuan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Pengertiannya sudah jelas, hanya saja menjadi beda jika dikaitkan dengan agenda politik, baik Pemilihan Umum (Pemilu) Legislatif maupun Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).

Pengamat Kepemiluan dan Politik Ferry Daud Liando berujar, hal itu terjadi karena eksistensi Ormas belum begitu maksimal dalam menjalankan tugas dan fungsi sebagai lembaga pemberdayaan masyarakat.

Dikatakannya, selama ini Ormas hanya tumbuh subur saat pemilu dan pilkada, dan Ormas jangan dimanfaatkan oleh elit-elit pengurus untuk melegitimasi dukungan pada calon-calon tertentu pada saat pemilu atau pilkada.

“Padahal dukungan itu tidak selamanya merepresentasikan kepentingan semua anggota dalam suatu Ormas,” ujar Liando saat membawakan materi dalam kegiatan Sosialisasi Penyusunan Program Kerja di Bidang Pemberdayaan Ormas, yang digelar di Kantor Badan Kesbangpol Sulut, Jln 17 Agustus, Kota Manado, Jumat (11/02/2022).

Baca Juga:  33 Anggota Panwascam 11 kecamatan di Manado langsung dilantik, ini mereka
  • Bagikan