Makna dan Implikasi Firman
Pengakuan Iman Rasuli, Nicea-Konstantinopel dan Konfesi GMIM, diawali dengan ungkapan “percaya kepada Allah Bapa Pencipta langit dan bumi”.
Ungkapan ini berasal dari apa yang dikatakan dibanyak bagian Firman dalam Alkitab seperti juga yang ditulis oleh nabi Zakharia, bahwa Tuhanlah yang membentangkan langit dan meletakkan dasar bumi.
la adalah Allah Pencipta dan Pemelihara kehidupan ini. Allah yang begitu peduli dengan umat manusia yang adalah ciptaan-Nya yang termulia.
Kepedulian Tuhan Allah ditunjukkan melalui kedatangan Anak-Nya Yesus Kristus ke dunia ini sebagai wujud nyata kasih-Nya kepada kita (Yoh 3:16).
Meratap adalah tanda pertobatan hendak mengartikan kepada kita bahwa meratap atau menangis bukan semata-mata supaya dilihat orang atau hanya sekedar ekspresi saja, melainkan meratap haruslah lahir dari hati yang terdalam sebagai bentuk dari penyesalan akan dosa-dosa yang sudah diperbuat.
Mohon pengampunan dari Tuhan, sebab hanya Dialah yang sanggup mengampuni kita dan mentahirkan segala kesalahan kita.
Kemudian ada pertobatan yang sungguh-sungguh, meninggalkan segala perbuatan yang salah dan keliru, serta hidup baru dalam Kristus.
Ketika kita melakukan kerja dan tanggung-jawab, kita bersikap jujur dan benar, melakukan pelayanan di jemaat dan wilayah dengan sebaik-baiknya, semangat belajar untuk meraih harapan dan cita-cita ke depan.
















