Sebab sesungguhnya Allah adalah Allah yang cemburu (bnd. Ayat 24), yang menginginkan agar umatNya hanya menyembah dan mengasihi-Nya.
Oleh karena Dialah Tuhan yang telah membawa mereka keluar dari tanah perbudakan menuju tanah yang berlimpah susu dan madu (ayat 1-20).
Pada bagian ini Musa mengingatkan umat bahwa peristiwa pembebasan dari tanah Mesir merupakan cara Tuhan mengasihi umat milik-Nya.
Dan menunjukkan kesetiaan-Nya terhadap janji yang diucapkan kepada nenek moyang mereka.
Musa juga menekankan supaya mereka sebagai umat kepunyaan Allah harus menunjukkan kasih dan setia mereka dengan cara sujud menyembah dan beribadah hanya kepada TUHAN, Allah yang hidup serta patuh terhadap firman-Nya
Makna dan Implikasi Firman
Pergantian generasi disetiap zaman adalah fakta yang tidak bisa ditolak. Generasi dahulu telah digantikan oleh generasi sekarang dan generasi sekarang akan tergantikan oleh generasi yang akan datang.
Jika hal ini dilihat sebagai sesuatu yang biasa tanpa memberi perhatian pada aspek spiritualitas, moral dan keterampilan generasi berikutnya, maka akan menjadi ancaman yang menyedihkan bagi pertumbuhan dan perkembangan gereja dan bangsa dimasa yang akan datang.
Oleh karena itu sebagai gereja dan keluarga Kristen, kita mempunyai tanggung jawab untuk mewariskan nilai-nilai luhur dalam kekristenan yang kita anut dan imani.
Kita harus sadar dan ingat bahwa peninggalan terbesar yang bisa kita warisi bagi anak, cucu cicit kita adalah hidup yang berpusat kepada Allah dan yang menuruti perintah-perintah-Nya.
















