Pemprov Sulut Prihatin 240 Siswa SD di Bolmong Diduga Keracunan Makanan, Ini Hasil Evaluasinya

Kepala Dinas Pendidikan Bolmong Renti Mokoginta menjelaskan, dalam penjabaran program tersebut, pihak sekolah sebelumnya sudah mendapatkan pelatihan dari pemerintah pusat.

“Sebelum program ini jalan, tiga Sekolah ini Kepala sekolahnya mendapatkan pelatihan di Bogor,” ujarnya.

Hanya saja, di saat program berjalan Dinas Pendidikan sudah tidak dilibatkan lagi dalam penyaluran bantuan makanan dan minuman bergizi tersebut.

“Saya sudah kroscek langsung informasinya, tidak masuk di Dinas Pendidikan,” terang Renti.

Meskipun demikian, pihaknya tetap terjun langsung ke lapangan untuk menangani persoalan tersebut.

“Karena ini menyangkut siswa, saya harus terjun langsung untuk menyikapi persoalan yang terjadi ini,” ujar Renti.

Di sisi lain, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bolmong I Wayan Mudiasa mengatakan pihaknya hanya sekedar pendampingan. “Kami juga menyesalkan kejadian ini,” ujarnya.

Dikatakannya, program yang sudah berjalan dalam kurun waktu sembilan hari lamanya ini, sebelumnya berjalan dengan baik.

“Sebelumnya ini berjalan dengan baik. Nanti hari ke sembilan ini, kejadian terjadi,” tandas Mudiasa.

(bsc)