RELIGI  

MTPJ GMIM 3-10 Desember 2023 (Minggu Adven I) : DAMAI: Bertemunya Kasih, Kesetiaan dan Keadilan

Mereka bukan menyembah Allah tapi kepada berbagai berhala buatan manusia.

Kasih kepada Allah tidak dibarengi dengan kesetiaan kepada-Nya menimbulkan kesengsaraan dan penderitaan.

Sebaliknya ketika kasih dan kesetiaan bertemu maka kemuliaan akan tinggal di tempat kediaman umat dan bangsa.

Kedua: Damai, ketika keadilan dan damai sejahtera berciumciiman (ayat 11b).

Sebelum pembuangan keadilan sosial di Israel sangat memprihatinkan, sehingga nabi Amos berkata “hai kamu yang mengubah keadilan menjadi ipuh dan mengempaskan kebenaran ke tanah” (Amos 5:7).

Keadilan seperti ipuh menunjuk pada keadilan sangat pahit untuk dicari, atau juga keadilan yang berlaku adalah ketidakadilan.

Berbagai usaha untuk mendapatkan keadilan, namun yang diterima adalah kepahitan.

Karena itu visi pemazmur adalah keadilan dan damai sejahtera “bercium-cimuan” menunjuk pada berlakunya keadilan yang sejati, yaitu keadilan yang mendatangkan damai sejahtera.

Keadilan yang terasa manis dan menyehatkan, seperti sepasang kekasih yang menyatakan kasih sayang kedekatan hubungannya dengan bercium-ciuman. Keadilan yang tidak palsu dan manipulasi.