Airlangga Hartato Mundur dari Ketum Golkar, Bagaimana Nasib E2L-MEP di Pilgub Sulut?

Elly Engelbert Lasut dan Michaela Elisiana Paruntu (E2L-MEP) saat menerima rekomendasi Partai Golkar sebagai pasangan Calon Gubernur dan Wagub Sulut 2024. Foto lain: Airlangga Hartarto diapit Christiany Euginia Paruntu dan Raski Mokodompit.

Kemudian untuk Pilkada Kabupaten/Kota, lanjut dia, sementara ini belum ada keputusan resminya dan sementara bergulir.

“Karena salah satu syaratnya adalah survei, dan ini juga yang sementara kita pertimbangkan siapa, dimana, berpasangan dengan siapa, berkoalisi dengan apa, ini yang sementara kita rapatkan dan kita fokuskan terutama menunggu hasil dari pada survei internal Partai Golkar,” kata Raski.

Menurut Wakil Ketua DPRD Sulut ini, kemungkinan hasil survei sudah ada. Tapi karena di DPP Partai Golkar masih ada persiapan organisasi dengan mundurnya Airlangga sehingga ini tertunda.

“Mungkin satu atau dua hari untuk menetapkan atau memutuskan Pilkada di Kabupaten/Kota,” ujarnya.

Yang pasti, katanya, Partai Golkar Sulut tetap solid terutama di bawah pimpinan Ketua Christiany Euginia Paruntu (CEP).

“Tidak ada pengaruh sampai ke tingkat daerah, apalagi saat ini kita akan memasuki Pilkada. Tentu kesulitan itu sangat dibutuhkan untuk meraih kemenangan,” kata Raski.

(IKA)