PEMBAHASAN TEMATIS
Pembahasan Teks Alkitab (Exegese)
Nama Yesaya (Ibrani: yesya‘yahu) berarti: Yahweh adalah keselamatan. Yesaya adalah nabi yang hidup dan bernubuat di abad 8 sM pada masa pemerintahan raja Uzia, Yotam, Ahas, dan Hizkia, raja-raja Yehuda.
Masa tersebut penuh dengan gejolak dan ketegangan sosial politik yang menentukan bagi Israel dan Yehuda.
Isi dan berita nabi Yesaya bersifat nubuatan yang menentukan masa depan Israel dan Yehuda.
Teks Yesaya 52:13–53:12 membahas mengenai hamba yang menderita. Teks ini adalah nyanyian keempat dari Kumpulan nyanyian tentang hamba Tuhan dalam kitab Yesaya, yaitu: 42:1–9; 19:1–13; 50:4–22; dan 52:13–53:12.
Lalu, siapakah yang dimaksud dengan “hamba yang menderita” seperti dijelaskan dalam teks bacaan ini?
Hamba yang rela menanggung kesalahan/dosa orang lain dan rela menderita sampai mati. Secara umum, pengertian “hamba” adalah “budak belian” atau “abdi.”
Yesaya 52:13 dan 53:11 menggunakan kata ‘abddi dari kata ‘ebed, artinya pelayan, hamba.
Ini merujuk pada posisi manusia di hadapan Tuhan Allah, baik sebagai hamba atau pelayan yang terpercaya.













