RELIGI  

MTPJ GMIM 23-29 Maret 2025 (Minggu Sengsara III) : Hamba Tuhan: Menderita, Tetap Melayani Allah

Ia menderita untuk melakukan kehendak Tuhan Allah demi menyelamatkan banyak orang. Ia dihina, dihindari, dipukul, ditikam, diremukkan, dan dianiaya.

Semua penderitaan yang dipikulnya adalah bukti ketaatan dan kesetiaan-Nya kepada Tuhan Allah. Pada akhirnya, di balik penderitaan yang ditanggungnya ada kemenangan.

Sekalipun ia amat menderita, namun karena kerelaan dan kesetiaannya pada akhirnya ditinggikan, disanjung dan dimuliakan.

2. Gereja telah menjalani perjalanan panjang di tengah dunia ini. Tidak sedikit penderitaan, pergumulan, dan tantangan yang dihadapi.

Namun demikian, gereja harus tetap hidup, bersaksi dan berkarya di tengah dunia ini dalam ketaatan dan kesetiaan hanya kepada Tuhan Allah.

Teks ini memberikan teladan tentang bagaimana seharusnya gereja dan orang percaya hidup di tengah dunia.

Hal yang paling penting adalah bahwa kita juga dapat belajar dari teladan Yesus Kristus yang menyerahkan diri-Nya taat sampai mati untuk melakukan kehendak Tuhan Allah demi menyelamatkan umat manusia dan dunia.

3. Perikop ini mengingatkan kita untuk tidak berpura-pura menderita atau bahkan memainkan peran sebagai orang yang menderita (playing victim), padahal dalam kenyataannya tidaklah demikian.