Golkar usung MEP-VT, simpatisan PDIP diprediksi merapat

  • Bagikan
Michaela Elsiana Paruntu dan Ventje Tuela.
Michaela Elsiana Paruntu dan Ventje Tuela.

AMURANG, BERITASULUT.co.id – Nama Ventje Tuela (VT) akhirnya mengerucut dipilih sebagai bakal caloin Wakil Bupati Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) dari Partai Golkar mendampingi bakal caloin Bupati dr Michaela Elsiana Paruntu MARs (MEP).

Diketahui, MEP yang juga dikenal sebagai Ketua Komisi Pelayanan Remaja Sinode (KPRS) GMIM dan Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Minsel ini telah terlebih dulu memegang surat keputusan (SK) dari partai berlambang pohon beringin.

“Sudah diputuskan, Golkar mengusung Ibu MEP dengan Pak VT di Pilbup Minsel,” ungkap Wakil Ketua DPD I Partai Golkar Sulut, Feryando Lamaluta.

Ia menjelaskan kembali kalau di Kabupaten Minsel, Golkar tak perlu koalisi untuk mengusung calon karena perolehan kursi di DPRD telah memenuhi syarat.

Hanya saja, jika ada partai politik (parpol) yang ingin bergabung bersama pasangan MEP-VT ini, disambut dengan baik.

“Kita tetap terbuka dengan parpol lain yang ingin memperkuat pasangan ini,” kata Lamaluta, seraya mengatak bahwa konsolidasi partai akan lebih intens dilakukan untuk pemantapan kemenangan.

Sekretaris Fraksi Partai Golkar DPRD Minsel yang juga politisi senior Robby Sangkoy, menyambut baik keputusan DPP Partai Golkar yang telah memutuskan MEP-VT sebagai bakal calon Bupati dan bakal calon Wakil Bupati Minsel.

“Ada dua kekuatan MEP dan VT akan mendorong kemanangan pada Pilkada 9 Desember 2020 akan datang. Prediksi kemanangan, jika muncul 2 pasangan calon maka MEP-VT akan peroleh 65 persen,” ujar Sangkoy optimis, Kamis (09/07/2020).

Kekuatan MEP-VT, lanjut dia, sangat jelas dan nampak karena memiliki basis massa yang militan, baik di wilayah Amurang Raya, Tumpaan, Tatapaan, Sultra, Tareran, maupun wilayah Minsela. Ditambah lagi simpatisan PDIP diprediksi akan merapat ke pasangan ini.

Baca Juga:  Wagub SK “pamer” 12 pejabat eselon II Pemprov Sulut asal Minsel di HUT ke-19

“Kekuatan MEP yakni mesin Partai Golkar, tim independen, emosional MEP dengan rekan-rekan pelayanan remaja GMIM, dan tim lainnya. Sementara VT emosional dan kedekatan dengan simpatisan PDIP, pengalaman sebagai Wakil Bupati Minsel 2005-2010, emosional Tumpaan Raya, Sultra, Tareran, dan Tatapaan. Dan terlebih MEP-VT soal cost politik tidak diragukan,” tukas Sangkoy.(MEIDY)

  • Bagikan