Kampanye dialogis, warga nilai JPAR-Ai lebih paham kebutuhan masyarakat

  • Bagikan
Kampanye dialogis paslon PAHAM, Senin (5/10/2020) hari ini. Julyeta PA Runtuwene di Singkil (foto atas), dan Harley AB Mangindaan di Batukota (foto bawah).
Kampanye dialogis paslon PAHAM, Senin (5/10/2020) hari ini. Julyeta PA Runtuwene di Singkil (foto atas), dan Harley AB Mangindaan di Batukota (foto bawah).

MANADO, BERITASULUT.co.id – Kualitas dan kapabilitas Pasangan Calon (Paslon) Walikota dan Wakil Walikota Manado, Prof Dr Julyeta Paulina Amelia Runtuwene MS dan Dr Harley Alfredo Benfica Mangindaan SE MSM (JPAR-Ai), sudah tak bisa diragukan lagi.

Paslon Nomor 4 berjargon PAHAM itu, tercatat satu-satunya paslon yang mengenyam pendidikan S2 dan S3.

Keduanya pun berlatar belakang akademisi. Prof JPAR adalah dosen dan mantan Rektor UNIMA. Sementara Dr Ai adalah dosen di UNSRAT.

Di bidang pemerintahan, JPAR banyak tahu karena bersuamikan Dr GS Vicky Lumentut (GSVL), Walikota Manado dua periode.

Apalagi Ai, putra mantan Gubernur Sulut EE Mangindaan ini, tercatat satu periode sebagai Wakil Walikota Manado, mendampingi GSVL di periode pertama tahun 2010-2015.

Kendati banyak pengalaman, namun keduanya tetap membumi. Tak heran, paslon JPAR-Ai dinilai lebih paham dengan kebutuhan masyarakat Kota Manado di masa kini dan masa datang.

“Paslon ini (JPAR-Ai) sangat transparan, jelas dalam visi misinya. Realisitis dan tidak mengada-ada. Banyak program yang melanjutkan apa yang Walikota GSVL sudah jalankan,” ujar Wem Kaligis.

Meski demikian, ketika menggelar kampanye dialogis terbatas dengan menerapkan protokol kesehatan di tiga lokasi, Senin (5/10/2020), pagi hingga sore tadi, JPAR-Ai menyatakan masih butuh masukan dari masyarakat agar benar-benar dapat mewujudkan Manado rukun dan cerdas apabila Tuhan menghendaki dan dipercayakan masyarakat memimpin ibu kota Provinsi Sulut ini lima tahun ke depan.

“Saya bukannya yang paling jago, tapi bagaimana kita sama-sama berpikir. PAHAM punya visi dan misi program pembangunan yang pasti langaung dirasakan masyarakat. Tapi kami juga butuh masukan dan kritikan dari elemen masyarakat agar kita sama-sama membanguna Kota Manado,” Bang Ai, saat kampanye dialogis di Kelurahan Batukota, Kecamatan Malalayang.

Baca Juga:  Raih emas Asian Games, Rektor Unima bikin Abdul Malik tambah semangat

Adapun JPAR yang berkampanye dialogis di Singkil tidak kalah heboh, dan mendapat masukan masyarakat. Masyarakat begitu aktif melakukan interaksi dengan calon Walikota Manado ini.

“Masukan pasti ditampung menjadi bagian penting menuju kota Manado rukun dan cerdas. Saya bersama Ai Mangindaan telah menyusun visi misi bagaimana Kota Manado rukun dan cerdas. Namun masih perlu ada masukan masyarakat,” ucap JPAR.

Selain menilai visi misi paslon PAHAM cerdas karena menyentuh kepentingan segenap lapisan masyarakat, kedua figur ini juga dianggap paripurna karena didukung oleh segenap elemen masyarakat, baik lintas agama maupun etnis dan organisasi sosial kemasyarakatan.

“Kemenangan keempat adalah ibu Paula didukung semua elemen-elemen, lintas agama, lintas organisasi, lintas suku dan ras,” tegas Rusli, salah satu orator di Singkil sambil meneriakkan yel yel PAHAM, yang sontak dijawab, Itu Jo.

Di hari yang sama, JPAR-Ai juga menggelar kampanye terbatas di Kelurahan Kleak.(DONWU)

  • Bagikan