MTPJ GMIM 6-12 November 2022 : Firman Tuhan, pedoman kehidupan

  • Bagikan

Keinginan manusia tidak ada batasnya. Karena itu mengingini kepunyaan orang lain dan tidak pernah puas dengan apa yang dimiliki akan membuat tidak bersyukur dan berbahagia. Dapat membuat manusia menyalahgunakan uang.

Makna dan Implikasi Firman

1. Kasih Tuhan Allah telah lebih dahulu dinyatakan dan dialami oleh bangsa Israel ketika Tuhan Allah membawa mereka keluar dari tanah perbudakan.

Kasih Tuhan Allah ini secara utuh dan sempurna telah dinyatakan melalui anak-Nya, Yesus Kristus bagi gereja dengan memberikan tubuh dan darah-Nya, untuk menebus umat manusia dari perbudakan dan perhambaan dosa.

Ini adalah tanda kebaikan hati Allah yang menuntut respons positif dan menyeluruh dari manusia yang berdosa.

lnilah tanda bahwa Tuhan Allah ingin merekonsiliasi hubungan yang benar dan utuh dengan manusia. Yesus Kristus adalah Kepala Gereja.

Dan warga gereja adalah sahabat-Nya jika melakukan perintah-Nya untuk hidup dalam kasih-Nya yaitu untuk saling mengasihi.

Dengan hidup dalam kasih-Nya, maka untuk melakukan sepuluh firman/Hukum Tuhan, akan dirasakan bukan lagi sebuah beban atau peraturan yang berat untuk dilakukan.

Melainkan sepuluh firman/Hukum Tuhan sebagai pedoman kehidupan akan mempermudah, menerangi dan memperlancar jalan hidup di dunia yang penuh kegelapan, ancaman dan tantangan.

2. Kehadiran Kristus ke dalam dunia ini telah menggenapi Hukum Taurat (band. Matius 5:17).

Baca Juga:  Pnt GSVL pimpin Rakor PKB Sinode GMIM bahas isu strategis pelayanan
  • Bagikan