Polemik Reklamasi Pantai Karangria, Jems Tuuk: DPRD Sulut Telah Keluarkan Rekomendasi, Kenapa Perusahaan Masih Bekerja?

Aksi demo para nelayan yang menolak proyek reklamasi Pantai Karangria, Kota Manado.(foto: fb/rusliumar/ist)

Tuuk pun mengajak pimpinan dan anggota DPRD Sulut untuk bersama-sama menyuarakan ke Jakarta yang memberikan izin ini keluar.

“Saya ingat, saya membuka data di kota-kota seperti Kota Valencia, kemudian Barcelona menciptakan pantai buatan untuk masyarakat. Namun di Kota Manado pantai yang diberikan oleh Tuhan, oleh Allah subhanahu wa Ta’Ala kepada rakyat Manado justru dijadikan bisnis dan menghilangkan identitas Kota Manado,” ujar Tuuk.

Menanggapinya, Wakil Gubernur Sulut Drs Steven Kandouw (SK) mengungkapkan bahwa untuk reklamasi Pantai Karangria sementara dikaji bersama.

“Kami sangat mendukung investasi, tetapi kami juga sangat menghargai upaya-upaya, semangat dari pemerhati-pemerhati lingkungan untuk menjaga agar tidak terjadi kerusakan lingkungan,” ujar Wagub SK.

“Idealnya, pembangunan jalan dan lingkungan diselamatkan. Pak Gubernur selalu mengatakan kalau semua pasti ada jalan. Kita akan kolaborasi bersama-sama, perlu mendeskripsikan satu sama lain,” katanya.

(IKA)