Manado, BERITASULUT.CO.ID – DPRD Provinsi Sulut menggelar Rapat Konsultasi dan Koordinasi antara Pimpinan DPRD bersama Pimpinan Fraksi-Fraksi DPRD dan Pimpinan Alat Kelengkapan DPRD (AKD).
Rapat ini dipimpin langsung Ketua DPRD Sulut Fransiskus Andi Silangen didampingi Wakil Ketua Michaela Elsiana Paruntu (MEP), dilaksanakan di ruang rapat serbaguna Kantor DPRD Sulut, Rabu (8/1/2025).
Dalam kesempatan ini Pimpinan Fraksi PDI Perjuangan Vonny Paat dan Berty Kapojos sempat mempertanyakan ketidakhadiran dua fraksi yakni Fraksi Gerindra dan Fraksi NasDem, dalam rapat paripurna buka tutup masa persidangan, laporan kinerja AKD dan penyampaian hasil reses, Selasa (7/1/2025).
“Rapat paripurna buka tutup masa persidangan adalah agenda yang sangat penting. Anggota DPRD tak bisa lakukan tugas dan tanggungjawabnya apabila rapat itu tidak dilaksanakan,” ujar Vonny.
“Kedepan Fraksi PDIP juga bisa tak setuju dan tidak hadir atau walkout dalam paripurna. Tapi paripurna buka tutup masa persidangan adalah agenda penting untuk awali tugas kerja kita semua,” sambung Berty.
Selain itu, Ketua Fraksi Partai Demokrat Royke Anter ikut menyentil ketidakhadiran dua fraksi tersebut, yang dinilainya justru mempermalukan pimpinan DPRD.
“Di ruangan rapat sudah hadir pimpinan dewan. Untung saja, tidak ada forkopimda,” kata Roy.
Terkait hal itu, personel Fraksi Partai NasDem Nick Lomban memberi komentar singkat.
“Sama seperti PDIP, yang katanya petugas partai, kami juga taat kepada partai. Selebihnya tak bisa kami sampaikan. Kami juga tak ada niat sama sekali untuk mempermalukan pimpinan dewan,” ujar Nick.
Sementara itu. Ketua DPRD Sulut Andi Silangen mengingatkan bahwa anggota DPRD Sulut adalah satu keluarga yang harus saling menopang demi peningkatan kesejahteraan rakyat Sulut.
Menarik ditunggu pertarungan di lembaga DPRD Sulut antar Fraksi PDIP plus Demokrat versus Fraksi NasDem dan Gerindra.
Jika dihitung jumlah anggota fraksi, PDIP miliki modal 20 personel, Demokrat ada 6, Gerindra ada 7 anggota, NasDem miliki 6 anggota dewan.
Ditunggu juga peran dan posisi Fraksi Partai Golkar yang mempunyai 6 personel yang nantinya bakal menjadi penentu dalam pertarungan antar fraksi di lembaga DPRD Sulut.
Diketahui dalam rapat paripurna dalam rangka penyampaian laporan kinerja Alat Kelengkapan DPRD dan penyampaian Laporan Pelaksanaan Reses Masa Persidangan Pertama Tahun 2024, sekaligus Penutupan Masa Persidangan pertama Tahun 2024, serta Pembukaan Masa Persidangan Tahun 2025, Selasa (7/1/2025), dua fraksi yakni Fraksi Partai Gerindra dan Fraksi Partai Nasdem tidak hadir.
Rapat paripurna yang dipimpin oleh Ketua DPRD Sulut Andi Silangen sempat ditunda dan diskors untuk memenuhi unsur kourum kehadiran anggota yang harus dihadiri setengah ditambah satu. Setelah menunggu beberapa jam, akhirnya paripurna bisa dilaksanakan.
(IKA)



















