“Sudah di depan mata, ini tinggal menghitung hari, jadi perlu keterlibatan dari kami Komisi I (dalam sosialisasi),” ujarnya.
HVK juga meminta independensi KPU dan Bawaslu dalam penyelenggaraan pemilu sampai ke tingkat kecamatan dan desa.
“Jangan ada oknum yang mengurangkan suara dan menambahkan ke kontestan yang lain,” tegas HVK.
“Juga peran optimal Bawaslu Sulut dalam penindakan jika ada oknum ASN, TNI, Polri, Camat, Hukum Tua atau Kepala Desa, Ketua BPD, dan Kepala Lingkungan jika terlibat dalam politik praktis,” tandasnya.
HVK berdoa dan berharap Pemilu dan Pilkada 2024 bisa berjalan aman, jujur dan adil.
Diketahui, dalam RDP saat itu dipimpin Ketua Komisi I Raski Mokodompit dihadiri Anggota Herol Vresly Kaawoan, Melky Pangemanan, Fabian kaloh, Hilman Idrus.
Dari KPU Sulut dipimpin langsung Ketua Kenly Poluan, begitu juga Bawaslu Sulut dipimpin langsung Ketua Ardiles Mewoh.
(ika)



















