Karena itu, mari jaga sikap hati kita dan mintalah selalu bimbingan Roh Kudus agar kita senantiasa diberi sikap hati yang jelas dan tulus dalam memuliakan Tuhan Allah.
Sebab sesungguhnya Tuhan Allah adalah satu-satunya pemilik dari semua yang ada dalam hidup kita, termasuk diri kita yang telah ditebus melalui kematian dan kebangkitan Yesus Kristus.
4. Dengan memberi yang terbaik kepada Tuhan Allah dalam ucapan syukur yang memuliakan nama-Nya, itu berarti kita mengakui kemahakuasaan-Nya atas hidup dan harta milik kita.
Sehingga terhindar dari mengandalkan akan kehebatan dan kepintaran diri yang berujung pada sikap hidup yang sombong, egois dan tamak.
Karena semua yang kita miliki adalah berkat Tuhan Allah yang dititipkan untuk menjadi berkat bagi orang lain.
Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia: Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya! (Rm. 11:36).
















