Manado,BERITASULUT.CO.ID– Sejumlah wilayah di kepuluan Kabupaten Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), mengalami musibah akibat banjir bandang,bahkan menelan 14 korban jiwa, pada Senin (5/1/2026).
Hal ini pun mendapat perhatian dari Anggota DPRD Sulut Dapil Nusa Utara Toni Supit.
Kepada wartawan, Legislator PDI Perjuangan ini mengatakan bahwa, musibah yang di alami di beberapa Wilayah Sitaro baru kali ini yang terbilang parah.
“Kenapa saya bilang parah karena korbannya sudah ditemukan ada kurang lebih 14 orang, mudah-mudahan semua dapat ditangani dengan baik,” kata Bupati sitaro dua periode.Selasa (6/1/2026).
Ia pun mengatakan bahwa, untuk penanganan awal untuk para korban bencana yang ada disana, pihaknya terus berkoordinasi supaya kebutuhan kebutuhan masyarakat yang terdampak korban banjir disana bisa secepatnya dipenuhi.
“Apa yang menjadi kebutuhan dimasa ini bisa dipenuhi dengan gotong royong untuk membantu masyarakat yang ada disana. Saya sudah berkoordinasi dengan pihak pihak yang ada disana, khususnya teman-teman yang bertugas dari partai maupun dari DPRD kabupaten sitaro terkait dengan pemberian bantuan. Yang diutamakan sesuai dengan kebutuhan masyarakat yaitu mereka perlu dapur umum, bahan makanan. Jadi di beli di toko toko yang ada disana seperti beras supermi, kasur dan juga pakaian pakaian yang kami kirim dari sini untuk membantu masyarakat yang terdampak korban banjir di Siau,” jelas Toni.
Supit pun mengajak masyarakat yang ada untuk saling bergotong royong membantu korban bencana banjir bandang yang ada.
“Mari kita terus bersama-sama saling membantu korban-korban bencana yang ada di Siau,”ujarnya.
Ia pun menyampaikan bahwa Gubernur telah mengirim bantuan untuk membantu masyarakat yang terkena musibah banjir bandang.
“Gubernur telah mengirim bantuan personil untuk ikut membantu dari kepolisian dan TNI diberangkatkan dengan kapal kemarin dan sudah tiba di Sitaro. Bahkan Gubernur turun langsung melihat keadaan yang ada di Siau,”pungkasnya.
(IKA)

















