Manado,BERITASULUT.CO.ID- Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Yulius Selvanus terus memberikan perhatian kepada masyarakat yang ada, salah satunya realisasi bantuan sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat di 15 Kabupaten/Kota.
Hal ini pun mendapat apresiasi tinggi dari Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Sulawesi Utara, Iren Golda Pinontoan.
Usai RDP Komisi IV DPRD Sulut bersama Biro Kesra, Pinontoan menyampaikan bahwa bantuan yang disalurkan tersebut mencakup hibah untuk puluhan rumah ibadah, penyediaan hewan kurban, hingga subsidi bagi ratusan calon jemaah haji.
“Langkah tersebut merupakan bukti nyata keberpihakan pemerintah provinsi terhadap kesejahteraan rakyat,”ucapnya.
Ia pun menilai bahwa perhatian yang diberikan oleh Gubernur Yulius Selvanus menjawab aspirasi yang selama ini berkembang di masyarakat.
“Bantuan ini diarahkan secara merata ke seluruh wilayah Sulawesi Utara melalui mekanisme pengusulan proposal, baik yang diajukan secara mandiri maupun yang difasilitasi oleh anggota DPRD Sulut. Bantuan ini menunjukkan bahwa pemerintah hadir di tengah masyarakat. Kami berharap bantuan ini digunakan secara tepat sasaran dan disertai pertanggungjawaban yang baik untuk menghindari persoalan administrasi di kemudian hari,” jelas Istri dari Walikota Manado Andre Angouw.
Pinontoan pun menekankan pentingnya sinergi antara eksekutif dan legislatif dalam mengawal bantuan ini agar benar-benar dirasakan manfaatnya oleh umat dan masyarakat luas. Ia juga mengingatkan para penerima bantuan untuk tertib secara administrasi agar program ini berkelanjutan di masa depan.
Diketahui, Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi IV dan Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) pada Senin (27/4/2026), Kepala Biro Kesra Anna Pangalila memaparkan rincian teknis penyaluran bantuan tersebut.
Menurutnya Pemerintah awalnya mengalokasikan anggaran untuk 75 rumah ibadah. Namun, setelah verifikasi, terdapat 2 rumah ibadah yang tidak memenuhi syarat administrasi, sehingga hanya 73 rumah ibadah yang menerima bantuan. Sisa anggaran dari dua rumah ibadah tersebut akan menjadi Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA).
Selanjutnya bantuan hewan kurnan sebanyak 25 ekor sapi telah disiapkan pemerintah dan dijadwalkan akan diserahkan pada bulan Mei mendatang, bertepatan dengan Hari Raya Idul Adha.
Pemerintah memberikan subsidi sebesar Rp5 juta per jemaah. Angka ini mengalami kenaikan dibandingkan tahun sebelumnya Rp.3.8 Juta , guna menyesuaikan dengan kenaikan harga bahan bakar pesawat (Avtur), sehingga meringankan beban para calon jemaah.
RDP dipimpin Ketua Komisi Dra.Vonnya Paat didampingi Wakil Ketua Louis Carl Schramm, SH.MH dan Skretaris Priscilla Cindy Wurangian, MBA.
(IKA)













