PEMBAHASAN TEMATIS
Pembahasan Teks Alkitab (Exegese)
Surat Yudas ditulis kira-kira antara tahun 50 sampai dengan 80 M yang ditujukan kepada para orang Kristen yang setia terpanggil, serta dikasihi dalam Allah Bapa, dan yang dipelihara untuk Yesus Kristus” (Yudas 1:1).
Tujuan surat ini untuk mendorong orang percaya supaya “tetap berjuang untuk mempertahankan iman” melawan para guru palsu yang telah menyusup ke dalam Gereja dan yang telah menunjukkan perilaku amoral serta ajaran-ajaran palsu yang menyangkal Tuhan Yesus Kristus (Yudas 1:3).
Yudas 1:17-25 diawali dengan kata: “Tetapi…” tujuannya untuk membedakan atau pembanding, maksudnya adalah pengikut Kristus cara hidupnya harus berbeda dengan orang duniawi yang tidak mengenal hukum Tuhan. Ayat 17b, Yudas mengingatkan agar orang percaya sadar dan hidup demi mempertahankan iman sesuai dengan ajaran yang dikatakan para rasul.
Kata, ingatlah menegaskan bahwa perkataan rasul-rasul (bdk. 2 Petrus 3:2 1 Korintus 2:13) telah memberi jaminan bahwa Kitab Suci bukan hanya ajarannya yang benar, tetapi juga setiap kata-katanya (inerrant).
(ayat 18), bahwa menjelang akhir zaman’ yakni masa di antara kedatangan Yesus yang pertama dan kedua disebut zaman akhir. Pada saat ini akan tampil nabi-nabi palsu.
Pada saat-saat akhir, makin mendekati kedatangan Kristus kembali akan muncul nabi palsu (bdk. Matius 24:11,24; 2 Tesalonika 2:3-10; Wahyu 13:11-17). Mereka itu disebut pengejek-pengejek’ adalah orang-orang yang hidup menuruti hawa nafsu kefasikan. Mereka disebut juga sebagai pemecah-belah (Yun. apodiorizontev: pecah-belah; menyebabkan perselisihan; membedakan).














