RELIGI  

MTPJ GMIM 5-11 September 2021: Jangan menjadi pemecah-belah persekutuan

Inilah bentuk ketaatan kepada Allah dan Firman-Nya (Yohanes 15:9-10). Tetapi dengan demikian itu berarti bahwa kita juga harus memelihara kasih kita kepada Allah, karena itu adalah dasar ketaatan kita (Yohanes 14:15,21a) sambil menantikan (menunjuk akhir zaman) rahmat Tuhan kita Yesus Kristus, untuk hidup yang kekal’.

Kata ‘rahmat’ ( Ing. mercy: belas kasihan). (ayat 20-21). Membangun diri dalam iman, berdoa dalam Roh Kudus, dan memelihara diri dalam kasih Allah bukanlah jaminan, tetapi orang percaya tetap membutuhkan rahmat dari Tuhan Yesus Kristus, karena apapun yang dilakukan tidak bisa menyelamatkan dan mengampuni serta membawa orang percaya ke surga!

Setelah membicarakan hal-hal yang harus dilakukan untuk diri sendiri, sekarang ia membicarakan tentang bagaimana bertindak dan melayani kepada orang lain.

Tunjukkanlah belas kasihan kepada mereka yang ragu-ragu’ (Yun. diakrinomenous: ‘ragu-ragu’ (bdk. Yakobus. 1:6; Matius 21:21 ; Markus, 11:22 ; Roma, 4:20). Kata ini juga bisa diartikan ‘membantah/bertengkar’, seperti dalam Yudas 1:9.

Kata belas kasihan menunjuk pada tindakan penyelamatan, (ayat 22). ‘Selamatkanlah mereka dengan jalan merampas mereka dari api’! Mereka harus berusaha dengan segala macam cara, asal tidak bertentangan dengan Firman Tuhan, untuk menyelamatkan mereka yang tersesat. (ayat 23a).

‘Tetapi tunjukkanlah belas kasihan yang disertai ketakutan kepada orang-orang lain juga dan bencilah pakaian mereka yang dicemarkan oleh keinginan-keinginan dosa’ (ayat 23b). Dalam Wahyu 3:4, ‘pakaian’ menunjuk pada kehidupan orang itu. Jadi di sini terlihat prinsip ‘mengasihi orang berdosa, tetapi membenci dosanya’.