PEMBAHASAN TEMATIS
Pembahasan Teks Alkitab (Exegese)
Injil Yohanes ditulis oleh Yohanes murid Yesus Kristus, saudara Yakobus, anak Zebedeus.
Dapat dikatakan Injil Yohanes melengkapi ketiga Injil yang pertama, Tiga Injil yang pertama mengemukakan segi-segi kemanusiaan Yesus Kristus, maka Injil Yohanes menyingkapkan keilahian-Nya.
Tiga Injil yang pertama menceritakan khotbah Yesus Kristus kepada orang banyak.
Sedangkan Injil Yohanes menceritakan percakapan Yesus Kristus secara empat mata, perkataan-perkataan-Nya yang berlawanan dengan pengajaran-pengajaran orang Yahudi secara khusus Ia tujukan kepada para murid.
Perikop Yohanes 13:21-30 memiliki paralel dengan ketiga Injil Sinoptis (Matius 26:21-25, Markus 14:18-21 dan Lukas 22:21-23).
Namun Yohanes memberikan penekanan lebih besar pada pengkhianatan daripada ketiga Injil lainnya.
Yohanes memberikan informasi yang lebih detail tentang interaksi khusus antara Yesus Kristus dengan Yohanes dan Yudas serta mengindikasikan pengkhianatan Yudas (Yoh 13:26-27).
Yohanes 13:21-30, adalah rangkaian cerita yang tak terpisahkan dari keseluruhan pasal 13 tentang peristiwa Yesus Kristus merayakan Paskah bersama para murid-Nya.
Perikop ini diawali dengan ungkapan perasaan Yesus yang sangat terharu (edisi 2 terguncang).
















