RELIGI  

MTPJ GMIM 3-9 Maret 2024 : Sesungguhnya Seorang di Antara Kamu Akan Menyerahkan Aku

Sesudah menerima roti itu, Yudas kerasukan iblis. Yudas sadar kalau dia telah ketahuan, tetapi justru hal itu membuatnya semakin gigih untuk menjalankan rencananya.

Yesus Kristus tahu dan membiarkan Yudas menjalankan rencana itu karena telah berbagai cara dilakukan Yesus Kristus untuk menginsafkannya tidak membawa hasil.

Karena itu Yesus Kristus berkata “Apa yang kendak kau perbuat, perbuatlah dengan segera”.

Ini seperti tantangan yang diberikan kepada Yudas untuk melaksanan tindakan kejahatan itu dan sekaligus mengungkapkan secara terang-terangan bahwa Yesus Kristus sudah sanyat siap untuk menghadapi penderitaan dan kematian demi umat manusia.

Bahkan terkesan Ia tidak sabar untuk segera menuntaskan tugas mulia-Nya itu.

Para murid yang duduk makan bersama-Nya tidak mengerti maksud dari tindakan dan perkataan Yesus Kristus sebab mereka tidak mendengar apa yang Ia bisikkan kepada Yohanes sebelumnya.

Mereka tidak menduga bahwa Yesus Kristus berkata kepada Yudas sebagai seorang pengkhianat. Tidak ada yang menyangka kalau Yudas bisa sejahat itu.

Yang mereka duga bahwa perkataan itu disampaikan Yesus Kristus kepada Yudas sebagai pemegang kas/bendahara dan menyuruhnya untuk membeli apa-apa yang perlu bagi perayaan itu atau memberi sedekah kepada orang miskin.

Akhirnya Yudas membulatkan tekad untuk melaksanakan rancangan jahatnya terhadap Yesus Kristus dan segera pergi. Kepergiannya yang terburu-buru itu mengungkapkan beberapa alasan: