3. Pengkhianatan Yudas juga mengajarkan pentingnya mengenali dan waspada terhadap seseorang yang mungkin berpura-pura berkawan dan mendukung kita tapi yang sebenarnya memiliki motivasi lain yang merugikan (musuh dalam selimut).
Seharusnya semakin karib dalam hubungan semakin saling mengenal dan semakin dapat dipercaya tapi ternyata tidak semua kawan adalah orang yang dapat dipercaya.
4. Hati dan pikiran yang dibiarkan dirasuki iblis dapat mengubah kawan menjadi lawan. Dibutuhkan iman yang sungguh dan pertobatan terus menerus sehingga tidak dikuasai iblis dan tidak dapat diprovokasi untuk melakukan tindakan kejahatan.
5. Peringatkanlah pelaku kejahatan/pengkhianat dengan teguran dan doakanlah agar rencana jahat digagalkan bahkan diubahkan menjadi rencana yang indah.
6. Tetaplah setia dalam iman dan keyakinan kepada Yesus Kristus dalam menjalani kehidupan sehari-hari dengan melakukan apa saja yang Dia kehendaki.
Hidup dalam kasih persaudaraan yang rukun. Menjauhi keinginan yang merusak kebersamaan dan terus berupaya menjadi orang yang dapat dipercaya.
















