RELIGI  

MTPJ GMIM 3-9 Maret 2024 : Sesungguhnya Seorang di Antara Kamu Akan Menyerahkan Aku

Hal itu mendatangkan dukacita yang besar bagi Yesus Kristus. Bagaimana mungkin mereka yang dianggap layak/yang dipilih-Nya, yang begitu dikasihi-Nya ternyata tega mengkhinati-Nya.

Dalam perikop ini, Yohanes menekankan reaksi yang lebih kuat tentang terkejutnya para murid terhadap pengkhianatan itu sehingga mereka saling bertanya, siapakah pelaku pengkhianatan itu? (Yohanes 13:22-25).

Mereka melihat bahwa Sang Guru sedang bersusah hati. Mereka saling memandang dan menyelidiki siapa yang kira-kira menunjukkan rasa bersalah dan penyesalan, tetapi mereka tidak menemukannya.

Dan mereka tidak pernah menduga bahwa Yudas akan jadi pengkhianat karena ditutupi dengan sangat baik.

Yudas mendapat posisi istimewa dengan kepercayaan Sang Guru dan Para murid sebagai pemegang kas (bendahara).

Yudas juga turut dalam berbagai aktifitas pelayanan yang dilakukan Yesus Kristus.

Memang tidak ada yang dapat dinyatakan benar-benar berkhianat pada-Nya selain dari dia yang mendapat kepercayaan dan menjadi saksi dari segala pekerjaan-Nya.

Jika Injil Matius, Markus dan Lukas menggambarkan pertanyaan para murid secara umum kepada Yesus Kristus tentang siapa yang akan mengkhianati-Nya?

Maka, Injil Yohanes justru mengungkapkan lebih spesifik tentang Petrus yang mengarahkan pertanyaan itu kepada murid yang dikasihi Yesus Kristus yang duduk di samping-Nya (ayat 24-25).